Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi juga Geofisika atau BMKG mencatatkan 63 kali gempa dalam wilayah Sukabumi kemudian sekitarnya pada periode 6-14 Desember 2023.
Gempa terbaru terjadi pada Kamis, 14 Desember 2023, pukul 18.08 Waktu Indonesia Barat dengan magnitudo 3,2. Titik sumber gempanya berada pada koordinat 6,73 derajat Lintang Selatan lalu 106,55 derajat Bujur Timur.
Lokasi tepatnya berada di area darat berjarak 28 kilometer arah utara dari pusat Kota Sukabumi, Jawa Barat. Gempa tergolong dangkal dengan kedalaman 10 kilometer. “Gempa akibat aktivitas sesar aktif,” kata Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang Hartanto lewat keterangan tertulis, Kamis malam, 14 Desember 2023.
Dampak gempa seperti yang dimaksud digambarkan oleh peta tingkat guncangan BMKG dan juga laporan dari rakyat sebagai guncangan yang digunakan dirasakan pada wilayah Kecamatan Pamijahan Kota Bogor dengan skala intensitas II MMI, yaitu getaran dirasakan oleh beberapa orang dan juga menghasilkan benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
Sejauh ini, menurut BMKG, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut. Sejak 6 Desember lalu BMKG menghitung sudah ada terjadi 63 kali gempa di area lokasi yang digunakan berdekatan.
Sebelumnya gempa tektonik bermagnitudo 4,6 mengguncang wilayah Sukabumi, Bogor, serta Banten, Kamis pukul 06.35 WIB. Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB melaporkan 347 warga terdampak di wilayah Daerah Sukabumi juga Daerah Bogor.
Kepala Pusat Data, Data dan juga Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengungkapkan warga terdampak meliputi 309 warga Kota Bogor serta 38 warga Wilayah Sukabumi. Sebanyak 12 warga dalam Daerah Bogor terpaksa mengungsi akibat rumahnya rusak oleh gempa.
Kajian cepat sementara mencatat, 8 rumah rusak sedang serta 81 rumah rusak ringan pada Daerah Bogor, sementara dua rumah rusak sedang kemudian lima rumah rusak ringan pada Kota Sukabumi.